Belajar Bareng Sineas Film Posesif

By January 18, 2018 news
belajar bareng sineas

Belajar Bareng Sineas

Saat ini film telah menjadi bagian yang tidak terlepas dalam kehidupan sehari-hari. Menurut survei, 91.67% anak Indonesia lebih memilih menonton dibandingkan membaca. Tidak hanya itu, bahkan kini siapa saja dapat membuat film sendiri, termasuk para siswa. Ada beberapa sekolah khusus yang memiliki kejuruan multimedia dan animasi lalu adapula sekolah biasa yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler film. Keduanya sama-sama memfasilitasi siswa untuk terampil memproduksi film. Sebagai generasi milenial, para siswa tersebut tentu memiliki keterampilan menggunakan alat dan teknologi yang sangat baik. Namun, seringkali melewatkan beberapa tahap penting dalam proses menggali konten cerita. Cerita yang merupakan nyawa dalam sebuah film.

Sinedu.id, EDC, Sekolah Global Mandiri, Palari Films serta Kolektif bekerjasama menyusun kegiatan Belajar Bareng Sineas, dimana para siswa dipertemukan dan dapat belajar langsung dari para sineas profesional. Kami memilih 30 siswa dari lima SMKN Multimedia yaitu SMKN 2 Jakarta, SMKN 6 Jakarta, SMKN 7 Jakarta, SMKN 55 Jakarta, SMKN 56 Jakarta dan dua SMA yang memiliki club film yaitu SMA Global Mandiri Cibubur dan SMA Global Mandiri Cakung sebagai peserta kegiatan.

Pukul 06.30, para siswa serempak berangkat menggunakan Bis Sekolah menuju SMA Global Mandiri Cibubur. Setelah berkumpul di ruang Movie Theater, para siswa diajak untuk menonton film Posesif sebagai stimultan berpikir kritis. Tidak hanya menonton, para siswa dibagi kedalam kelompok dan diberikan lembar aktivitas yang digunakan untuk menuliskan ide kreatif. Setelah menonton, para siswa berdiskusi di dalam kelompok untuk menuliskan ide kreatif yang terbagi kedalam 4 tema besar yaitu, keluarga, kekerasan, cinta dan aturan serta pertanyaan-pertanyaan yang ingin disampaikan kepada sineas dibalik layar Film Posesiif. Hal yang menarik adalah para siswa dapat aktif berdiskusi sehingga memunculkan ide-ide cerita yang menarik, salah satunya adalah ide untuk membuat film tentang keluarga yang memiliki aturan untuk mengorbankan seorang anak setiap tahunnya. Hal ini dapat memotret berbagai arti “aturan”, aturan yang dipaksakan tanpa alasan, aturan yang telah membudaya, bahkan aturan sering lupa kita pertanyakan.

Setelah berdiskusi dalam kelompok, siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan sineas Film Posesif, yaitu Mas Edwin (sutradara) dan Mba Gina S Noer (penulis scenario). Berbagai pertanyaan serta sharing ilmu memperdalam konten cerita mengalir selama kurang lebih 2 jam. Siswa juga mendapat kesempatan untuk membacakan dan langsung meminta masukan atas ide film yang mereka buat. Sebagai penutup, salah satu pesan dari Mas Edwin dan Mba Gina S Noer adalah untuk selalu memunculkan “What’s next” di benak para penonton. Film harus dapat memenuhi ekspektasi penonton namun tetap tampak nyata dan masuk akal.

Akhirnya kegiatan yang berlangsung selama hampir enam jam ditutup dengan foto bersama. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para siswa dan semakin mempererat kolaborasi dunia film dengan pendidikan. Kira-kira apa “What’s next” dari kegiatan ini? Nantikan keseruan Sinedu.id melalui media sosial kami, salam Indonesia Melek Film.

author sinedu

About author sinedu

No Comments

Leave a Reply